Tepis air mata ini terbelenggu
dalam qalbu. Menebar kerinduan
dalam hati, tak terpungkiri waktu
telah mengikis hati ini hingga
serpihan serpihan kecil,
dalam ruang hampa q terdiam
diri meratapi semua ini. Seolah
semua ini hanyalah mimpi yg tak
akan keluar dan menyapa di
kehidupan nyata.. Bisikan hati tak
sepenuhnya terucap di bibir ini.
Seperti apa kata pepatah ; lain
ucap lain di hati. Harap bisa
menjadi penyejuk di kala panas.
Harap jadi pelindung di kala
terguncan dan. Harap semua kan
indah pada waktunya seperti
mekarnya bunga sakura di musim
semi, dan semua kan tercipta
pada akhrnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar